...SELAMAT DATANG DI GUNJHIE`LAND... Saran Dan Kritik Membangun Kami Tunggu ___ e-mail : gunjhie_land@yahoo.com ___ Phone number on +6285255869400

Selasa, 12 April 2011

Sejarah EMO

Emo...yang kependekan dari emotion bisa dibilang 'lahir' taon 80an dimana waktu itu sebetulnya lagi maraknya band bergenre hardcore (that explain the scream/growl thingy). underground hardcore movement ini kemudian lebih kita kenal dengan nama sXe atau 'straight edge', sXe ini adalah suatu bentuk 'protes' anak muda amerika yang mencoba keluar dari pakem2 gaya hidup 'menyimpang' seperti sex,drugs,and alcohol, bisa dibilang band yg paling berpengaruh waktu itu kaya gorilla biscuit,into another, youth of today, 7 seconds, dan masih banyak lagi. gerakan ini mengutamakan hardcore sebagai scene musik mereka dan straight edge sebagai gaya hidup mereka. straight edge secara singkat berarti hidup tanpa roko, ngga makan daging (vegan), ngga mabok (non alkoholik), genre ini sangat pesat kemajuan di berbagai scene underground dan bahkan menjadi pakem baru anak2 muda....mungkin kaya emo di taun2 terakhir ini, namun hal ini buat beberapa orang yang semula membuat konsep ini jadi jengah semua orang ingin jadi sXe (ikut2an). dan scene inipun menjadi TREND. hal yg disesalkan oleh orang2 macem Ray Cappo (Youth of Today) dan rekan2nya yg lain. makanya sebagian orang yg mengaku benar2 'true' nyoba keluar dan berpikir untuk mencari sesuatu yang lain. beberapa genre barupun muncul kaya krishnacore (contoh band : shelter) yang masih digawangi ama Ray Cappo setelah Youth of Today nya bubar. nama genre diambil dari ajaran Hindu (India gitu lah) dan liriknya lebih ke introspeksi diri dan pemulihan.

subgenre yang lain juga lahir dan bermacam2, kemudian ada beberapa band yang mulai berekspresi dan bermain dengan emosi. biasanya lagunya ngga kenceng2 amat (awalnya) namun waktu masuk pada bagian lirik/chorus yg dianggap paling inti, mereka ngeluarin semua emosinya dan beberapa vokalis cenderung berteriak (scream) bahkan menangis dan raungan distorsi yang heboh. lirik merupakan amunisi utama mereka. ini cikal bakal emo yg kita kenal sekarang. mungkin band Give Up The Ghost bisa jadi referensi yg baik soal ini, biar masih banyak band2 lain. jadi pada awalnya banget emo itu ga terlalu ngutamain musik tapi gimana caranya biar emosi loe diekspresikan...misalnya loe bete karena cewe loe ketauan ngent*t ama temen loe (selingkuh), ekspresi sedih,bete,marah itu dituangkan pada lirik dan dikemas dalam musik, musik hanya sebagai media. seiring bergantinya waktu, band2 yang lahir mulai memberi konsep dan kemampuan bermusik yang lebih ditonjolkan, diakhir milenium ada satu band yang bisa dianggap bokapnya emo yang kita tau sekarang ini yaitu Glassjaw. kalo ada yg perhatiin Finch itu sebenernya mirip ama Glassjaw (kover albumnya juga mirip) namun dari sisi komersial mungkin Finch lebih disukai para pengendali industri musik. Ok deh sebenernya banyak banget yg bisa dishare mudah2an ini bisa bantu buat pengetahuan mu.. mungkin intinya emo ngga cuma sekedar scream tapi lebih gimana loe mengekspresikan emosi loe..
Comments
0 Comments

0 comments:

Posting Komentar

Follow by Email

Ada kesalahan di dalam gadget ini
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Dunia Kecilku

Gunjhie` Universe Slideshow: Gunjhie’s trip to Makassar, Sulawesi, Indonesia was created by TripAdvisor. See another Makassar slideshow. Create your own stunning free slideshow from your travel photos.

http://www.youtube.com/gunjhie

Loading...

GUNJHIE`LAND

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...