...SELAMAT DATANG DI GUNJHIE`LAND... Saran Dan Kritik Membangun Kami Tunggu ___ e-mail : gunjhie_land@yahoo.com ___ Phone number on +6285255869400

Rabu, 26 Februari 2014

Injil Asli Ditemukan Di Turki: Paus BenediktusXVI Mundur

Foto: Inilah Kitab Injil Barnabas (Murid Pertama Yesus) Di Temukan Di Turki


Indonesia Analysis Online, JAKARTA – Belum lama ini, Pemerintah Turki mengumumkan tentang penemuan Kitab Injil Asli Barnabas, salah satu murid pertama Yesus (Isa Almasih). Hal yang tentu saja mengejutkan banyak pihak, termasuk kubu Vatikan Gereja itu sendiri. Sebagaimana diberitakan oleh dailymail, basijpress dan NationalTurk, bahwa Injil Barnabas asli tersebut ditemukan pada tahun 2000 lalu di Turki, namun sengaja di tutupi oleh Pemerintah Turki selama lebih dari 12 tahun, dan baru sekarang di beberkan ke publik.
Lembaran-lembaran kulit hewan itu ditulis dengan huruf Syriac dengan dialek bahasa Aram, bahasa yang sama seperti bahasa yang umum dipakai pada masa Yesus Isa Almasih.
Pemerintah Turki menyakini bahwa kitab kulit hewan tersebut adalah Injil Barnabas orisinal. Hal yang menarik dari Kitab Injil Barnabas Asli asal Turki tersebut menyatakan bahw:
“Yesus Isa Almasih tidak pernah di Salib”, dan terdapatnya ayat-ayat yang menyatakan bahwa Islam adalah agama yang benar serta pengakuan tentang kehadiran Nabi Akhir zaman, Nabi Muhammmad SAW.
Pengakuan itu terdapat pada bab 41 dari Kitab Barnabas yang ditemukan di Turki tersebut. Berikut ini terjemahannya:
“Allah telah menyembunyikan diri-Nya sebagai Malaikat Agung Michael berlari mereka (Adam dan Hawa) dari surga, (dan) ketika Adam berbalik, ia melihat bahwa di atas pintu gerbang ke surga tertulis “La Ela ELA Allah, Mohamad Rasul Allah”
Kitab yang masih menjadi perdebatan tersebut di sebutkan kini disimpan di Justice Palace, Ankara, Turki dengan pengawalan ketat polisi bersenjata lengkap dan keamanan maksimal.
Pihak Iran lewat Basij Press menyatakan bahwa apa yang tertulis di kitab Barnabas asli tersebut adalah bukti tentang kebenaran Islam, yang walau begitu ditanggapi oleh sinis dari berbagai pihak.
Bahkan pihak Kristen lewat berbagai jamaatnya menyatakan bahwa Kitab Barnabas tersebut diragukan keotentikannya. Namun walau begitu pihak Vatikan lebih arif dengan menyatakan telah mengajukan permohonan resmi ke pemerintah Turki untuk membaca dan menganalisa keaslian kitab kontroversial itu.
Para agamawan menyatakan bahwa jika Alkitab Barnabas tersebut terbukti asli, maka akan mengakibatkan rusaknya kredibilitas Gereja, dan akan menimbulkan revolusi agama Nasrani besar-besaran di seluruh Dunia.Tentu saja penemuan ini cukup menarik, sama menariknya dengan penemuan dan fakta sejarah bahwa Benua Amerika pertama kali di temukan oleh para pelaut tangguh Islam.
Hal inilah yang menyebabkan 35 Vatikan mundur dan masuk Islam pergi ke Afrika untuk menyebarkan kebenaran ini serta ini juga yang menyebabkan Paus Benedictus XVI mengundurkan diri dari Vatikan, dan melaksanakan Sholat di Masjid Biru Istanbul Turki, menurut beberapa sumber berita yang beredar di dunia maya.
Berikut foto-foto Paus Benedictus XVI saat berkunjung ke Masjid Biru, Istnbul, Turki dan melakukan Sholat dengan Khusyuk ditemanin sama beberapa Imam Agung Masjid tersebut:

Senin, 14 Januari 2013

MASIHKAH KITA AKAN SOMBONG SETELAH MELIHAT INI

Sungguh Maha Besar, melihat Ciptaan-Nya saja Kita tidak mampu apalagi Melihat Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Renungkanlah bahan bacaan di bawah ini semoga kita terhindar dari perbuatan sombong. Sesungguhnya kita Sangat Kecil di Mata Allah Subhanahu Wa Ta’ala.


Tim unikaneh.com mendapatkan beberapa gambar mengenai perbandingan ukuran bumi, diantara beberapa bagian di jagat raya ini.



Gambar menunjukkan besar bumi dibandingkan dengan planet2 yang ukurannya lebih kecil, yaitu : Venus, Mars, Mercury, dan Pluto.



Lalu kita lihat gambar di bawah ini…




Ini bumi dibandingkan dengan planet2 yang lebih besar.. Ada Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.



Selanjutnya…







Perhatikan Bumi apabila dibandingkan dengan Matahari.



Next…







Apabila dibandingkan dengan Arcturus, Matahari saja sudah terlihat sangat kecil, apalagi Bumi.



Sampai sini…




Dan disini matahari sudah tak terlihat, bagaimana dengan bumi..?



Dengan perbandingan diatas tadi, setidaknya kita menjadi sadar betapa kecilnya bumi, apalagi kita sebagai penghuninya. Terbayang jelas jagat raya yang sangat besar pada gambar skala-skala diatas. Bumi kita tidak kelihatan lagi di sini, bahkan matahari hanya sebesar debu.



Antares adalah bintang ke-15 yang paling terang di angkasa. Sebenarnya masih banyak yang lebih besar lagi dari Antares, tapi belum ada bukti dan bahkan satelit huble tercanggih pun belum bisa memotretnya.



Saya sempat berpikir juga… Siapakah kita…?
Layakkah kita sombong dihadapan ALLAH ?
Apakah tujuan hidup kita…?
Apa yang membuat hidup kita, manusia, berharga, mulia dihadapan ALLAH…?



Bumi saja yang menurut kalian besarnya cuma setitik, gimana kalian yang sangat kecil???  Jadi.. tidaklah pantas manusia berjalan di atas muka bumi ini dengan sombong  terhadap sesama makhluk Allah, apalagi berlaku sombong terhadap Penciptanya, Yang Maha Besar, Allah Subhanahu Wa Ta’ala, dengan tidak menerapkan hukum-hukum-Nya, apalagi sampai lebih mendahulukan hukum buatan manusia daripada Hukum Allah Subhanahu Wa Ta’ala… Na’udzubillahi min dzalik.




Untuk menyegarkan kembali ingatan kita tentang masalah yang sangat urgent ini, berikut kami bawakan kembali pemaparan Al-Imam Al-’Alim Muhammad Al-Amin Asy-Syinqithi  tentang para pembuat hukum selain Allah. Beliau berkata : 



”Ketahuilah bahwa Allah Subhanahu Wa Ta'ala telah menerangkan di banyak tempat tentang sifat­-sifat Dzat yang berhak menentukan hukum. Dan kewajiban setiap orang yang berakal adalah mengamati sifat‑sifat yang disebutkan yang insya Allah akan kami jelaskan sekarang, serta membandingkannya dengan sifat‑sifat manusia yang membuat qawaaniin wadl’iyyah (undang‑undang). Kemudian perhatikan apakah cocok sifat­-sifat sang pemilik hak menentukan hukum disifatkan kepada manusia pembuat undang-undang ? Jika sesuai sifat‑sifat tersebut---dan ini sama sekali tidak akan sesuai---maka ikutilah hukum­-hukum mereka.



Dan bila telah jelas secara meyakinkan bahwa mereka itu lebih rendah, lebih lemah dan lebih kecil, maka tempatkan mereka sesuai dengan kedudukannya, dan jangan biarkan mereka melewati batas kedudukannya sampai ke tingkat rububiyyah (Ketuhanan). Maha Suci Allah dari adanya sekutu‑sekutu dalam ibadah, hukum atau kekuasaan‑Nya.



Di antara ayat‑ayat Qur’aniyyah yang menjelaskan tentang sifat Pemilik hak membuat hukum adalah firman Allah :



"Tentang sesuatu apapun kamu berselisih, maka putusan (hukum)-nya (terserah) kepada Allah”. (Qs. Asy-Syuura : 10)



Kemudian Dia  berfirman seraya menjelaskan sifat Pemilik hukum :



"(Yang mempunyai sifat‑sifat demikian itulah) Allah Tuhanku, kepada‑Nyalah aku bertawakkal dan kepada‑Nyalah aku kembali. (Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan‑pasangan dan dari jenis binatang temak pasangan‑pasangan (pula), dijadikan‑Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia‑lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat. Kepunyaan‑Nya lah perbendaharaan langit dan bumi, Dia melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki‑Nya dan menyempitkan‑(nya). Sesungguhnya Dia Maha Mengetaui segala sesuatu”. (Qs. Asy­-Syuura : 10‑12)



Apakah di antara orang‑orang kafir para perusak yang membuat syari’at‑syari’at syaithaniyah itu ada orang yang berhak disifati bahwasanya dia adalah Tuhan Yang segala urusan diserahkan kepada‑Nya, Yang segala sesuatu berserah kepada‑Nya, dan bahwa Dia itu adalah Pencipta langit dan bumi tanpa ada contoh sebelumnya, dan sesungguhnya Dia‑lah Yang Menciptakan pasangan bagi manusia dan menciptakan baqi mereka delapan binatang temak berpasangan yang disebut dalam ayat : "(yaitu) delapan binatang yang berpasangan, sepasang dari domba, dan sepasang dari kambing”. (Qs. Al-An'am : 143)



Dan sesungguhnya Dia : “Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia‑lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat”. (Qs. Asy-Syuura : 11)



Dan sesungguhnya Dia : “Kepunyaan‑Nya lah perbendaharaan langit dan bumi”. (Qs. Asy-Syuura : 12)



Dan sesungguhnya Dia : "melapangkan rezeki bagi siapa yang, dikehendaki‑Nya dan menyempitkan‑(nya). Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala sesuatu”. (Qs. Asy-Syuura : 12)



Maka wajib atas kalian wahai kaum muslimin memahami sifat‑sifat Dzat Yang berhak menetapkan syari’at, menghalalkan, dan mengharamkan. Dan janganlah kalian menerima hukum dari orang kafir yang, hina, rendah, dan jahil.



Dan ayat yang semakna dengan ayat ini adalah firman Allah :



“Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar‑benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya”. (Qs. An‑Nisa' : 59)



Dan Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam terheran‑heran setelah ayat ini terhadap orang-orang yang mengklaim beriman kemudian mereka juga menginginkan muhaakamah (berhukum) kepada yang tidak punya sifat‑sifat Dzat Pemilik hukum, yang disebut AI‑Qur'an sebagai Thaghut. Maka setiap yang berhukum kepada selain syari’at Allah maka ia telah berhukum kepada Thaghut, dan yang demikian itu dalam firman Allah :



“Apakah kamu tidak memperhatikan orang‑orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada opa yang diturunkan sebelum k­amu? Mereka hendak berhakim kepada Thaghut, padahal mereka telah diperintah mengingkari Thaghut itu. Dan syaitan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh‑jauhnya". (Qs.  An‑Nisa' : 60)



Maka kafir terhadap Thaghut yang telah Allah tegaskan dalam ayat ini merupakan syarat dalam keimanan sebagaimana penjelasan‑Nya dalam ayat :



"Karena itu barangsiapa yang kafir kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia  telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat". (Qs. Al­-Baqarah: 256)



Maka dipahami dari ayat ini bahwa siapa yang tidak mengkafirkan Thaghut, maka ia itu tidak berpegang kepada tali yang teguh. Dan siapa yang belum berpegang kepada tali yang teguh maka dia terus bersama orang‑orang yang binasa.



Dan dari ayat yang menjelaskan hal tersebut adalah firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala :



”Kepunyaan-Nya lah semua yang tersembunyi di langit dan di bumi. Alangkah terang penglihatan-Nya dan alangkah tajam pendengaran-Nya; tak ada seorang pelindungpun bagi mereka selain daripada-Nya; dan Dia tidak mengambil seorangpun menjadi sekutu-Nya dalam menetapkan hukum”. (Qs. Al-Kahfi : 26)



Apakah di antara orang‑orang kafir yang jahat yang membuat hukum itu ada orang yang layak dikatakan baginya bahwa ia memiliki semua yang tersembunyi di langit dan di bumi ? Apakah pendengaran dan penglihatannya itu dapat menguasai semua yang didengar dan dilihat? Dan bahwa tidak ada seorang pun selain dia yang dapat menjadi penolong ? Maha Suci Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Besar dari hal yang demikian itu.



Di antara ayat‑ayat yang menunjukan hal itu adalah firman Allah :



“Janganlah kamu sembah di samping (menyembah) Allah, ilah-ilah apapun yang lain. Tidak ada Ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia. Tiap-tiap sesuatu pasti binasa, kecuali Allah. Bagi-Nyalah segala penentuan (hukum), dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan”.  (Qs. Al-Qashash : 88)



Apakah di antara orang‑orang kafir yang yang membuat undang-undang itu ada orang mempunyai hak untuk dikatakan bahwasanya ia adalah Tuhan yang Maha Esa ? Dan bahwasannya setiap sesuatu itu binasa kecuali wajahnya ? Dan bahwasanya setiap makhluk itu kembali kepadanya ? Maha Suci Tuhan kami yang Maha Agung dan Maha Suci dari adanya makhluk yang disifati dengan sifat‑Nya.



Dan di antara ayat yang berhubungan dengan ini adalah firman Allah :



‘'Yang demikian itu adalah karena kamu kafir apabila Allah saja yag disembah. Dan kamu percaya apabila Allah dipersekutukan, maka hukum (sekarang ini) adalah pada Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar". (Qs. AI‑Mu’min : 12)



Maka apakah di antara orang‑orang kafir yang durjana yang pembuat undang-undang syaithaniyah ada orang yang berhak disifati dalam kitab samawi sebagai Dzat Yang Maha Tinggi dan Maha Besar ? Maha Suci Engkau ya Allah dari segala hal yang tidak layak dengan kesempurnaan‑Mu.



Dan di antara ayat yang menjelaskan hal ini adalah firman Allah :



“Dan dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, bagi-Nyalah segala puji di dunia dan di akhirat, dan bagi-Nyalah segala penentuan (hukum) dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan. Katakanlah : "Terangkanlah kepadaku, jika Allah menjadikan untukmu malam itu terus menerus sampai hari kiamat, siapakah Tuhan selain Allah yang akan mendatangkan sinar terang kepadamu ? Maka apakah kamu tidak mendengar ?". Katakanlah : "Terangkanlah kepadaku, jika Allah menjadikan untukmu siang itu terus menerus sampai hari kiamat, siapakah Tuhan selain Allah yang akan mendatangkan malam kepadamu yang kamu beristirahat padanya ? Maka apakah kamu tidak memperhatikan ?". Dan Karena rahmat-Nya, dia jadikan untukmu malam dan siang, supaya kamu beristirahat pada malam itu dan supaya kamu mencari sebahagian dari karunia-Nya (pada siang hari) dan agar kamu bersyukur kepada-Nya”. (Qs. Al- Qashash : 70‑73)



Maka apakah di antara para pembuat undang‑undang itu ada orang yang berhak dikatakan bahwa dia memiliki pujian di awal dan di akhir, dan bahwa dia yang menggilirkan malam dan siang, yang dengan itu semua Dia menjelaskan kesempumaan kekuasaan‑Nya dan kebesaran nikmat‑Nya atas makhluk‑Nya. Maha Suci Pencipta langit dan bumi, Allah Maha Sempuma untuk mempunyai sekutu dalam hukum, ibadah, atau kekuasaan‑Nya.



Di antara ayat yang berhubungan dengan hal itu adalah firman‑Nya :



“Hukum itu hanyalah milik  Allah, Dia telah memerintahkan agar kamu tidak menyembah selain Dia, itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”. (Qs. Yusuf : 40)



Maka apakah di antara mereka itu ada orang yang berhak untuk dikatakan bahwa ia adalah satu‑satunya Ilah yang berhak disembah, dan bahwa ibadah hanya kepadanya adalah agama yang lurus ? Maha Suci Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Besar dari apa‑apa yang dikatakan orang­orang zhalim.



Dan di antaranya adalah firman‑Nya :



“Hukum itu hanyalah hak Allah ; kepada-Nya lah aku bertawakkal dan hendaklah kepada-Nya saja orang-orang yang bertawakkal berserah diri". (Qs. Yusuf : 67)



Maka apakah di antara mereka itu ada orang yang berhak untuk ditawakkali dan berhak diserahi urusan segala sesuatu ?



Dan diantaranya firman Allah :



“Dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebahagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik. Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?”. (Qs. Al-Maaidah : 49 - 50)



Maka apakah di antara para pembuat syari’at itu ada orang yang berhak dikatakan bahwa hukumnya itu adalah apa yang telah diturunkan Allah dan bahwasanya hukumnya itu bertentangan dengan mengikuti hawa nafsu ? Dan apabila berpaling darinya, maka Allah akan mengadzabnya dengan sebab sebagian dosa-dosanya ? Karena dosa‑dosa itu tidak diperhitungkan semuanya (diadzab karenanya) kecuali di akhirat ? Dan sesungguhnya tidak ada hukum yang lebih bagus dari hukumnya bagi orang‑orang yang, meyakininya ? Maha Suci Allah dari setiap apa yang tidak sesuai dengan kesempumaan dan kebesaran­Nya.



Diantaranya firman Allah :



 “Katakanlah : "Sesungguhnya Aku berada di atas hujjah yang nyata dari Tuhanku, sedang kamu mendustakannya. tidak ada padaku apa (azab) yang kamu minta supaya disegerakan kedatangannya. Menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah. Dia menerangkan yang Sebenamya dan Dia Pemberi Keputusan yang paling baik". (Qs. Al-An’am : 57)



Maka apakah mereka ltu berhak disifati sebagai dzat yang menerangkan yang sebenamya dan bahwa dia adalah pemberi keputusan yang paling baik ?



Dan diantaranya firman  Allah :



“Maka patutkah Aku mencari hakim selain daripada Allah, padahal Dialah yang telah menurunkan Kitab (Al Quran) kepadamu dengan terperinci ? Orang-orang yang telah Kami datangkan Kitab kepada mereka, mereka mengetahui bahwa Al-Qur’an itu diturunkan dari Tuhanmu dengan sebenamya. Maka janganlah kamu sekali-kali termasuk orang yang ragu-ragu”. (Qs. Al‑An’am : 114)



Maka apakah di antara mereka‑mereka yang tadi disebutkan ada orang yang berhak disifati bahwa sesungguhnya dia yang menurunkan kitab ini secara rinci, yang di mana para ahli kitab bersaksi bahwa dia diturunkan dari Tuhanmu dengan haq, dan sesungguhnya peraturan itu sempuma kalimatnya secara benar dan adil, yaitu benar dalam pemberitaan dan adil dalam hukum, dan bahwasannya tidak ada pengganti dari kalimatnya dan dia maha mendengar dan maha mengetahui ? Maha Suci Tuhan kita, alangkah Agung‑Nya dan alangkah Mulia‑Nya.



Diantaranya firman Allah :



“Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta "Ini halal dan ini haram", untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tiadalah beruntung. (Itu adalah) kesenangan yang sedikit, dan bagi mereka azab yang pedih”. (Qs. Al-Nahl : 116‑117)



Ayat ini telah menjelaskan bahwa para pembuat undang‑undang selain apa yang disyari’atkan Allah sesungguhnya lisan‑lisan mereka itu tidak lain hanyalah membuat kedustaan belaka, karena mereka mengada‑adakannya atas Allah, dan sesungguhnya mereka tidak akan beruntung tetapi hanya menikmati sedikit kemudian diadzab dengan adzab yang pedih. Yang demikian ini sangat jelas perbedaan antara sifat-sifat mereka dengan sifat‑sifat yang memiliki hak penghalalan dan pengharaman.



Diantaranya firman Allah :



"Katakanlah : “Bawalah kemari saksi‑saksi kamu yang dapat mempersaksikan bahwasannya Allah telah mengharamkan (makanan yang kamu) haramkan ini”, Jika mereka mempersaksikan, maka janganlah kamu ikut (pula) menjadi saksi bersama mereka". (Qs. Al-An’am : 150)



Mereka itu tidak mampu untuk menjelaskan sandaran pengharaman itu. Dan yang demikian itu jelas sekali bahwa selain Allah tidak memilliki sifat penghalalan dan pengharaman. Dan dikarenakan tasyri' (penetapan hukum) dan semua macam hukum itu baik hukum syari'at atau kauniyyah qadariyyah (hukum yang Allah tetapkan di alam ini) adalah bagian dari kekhususan rububiyah (Ketuhanan) Allah Subhanahu Wa Ta'ala, sebagaimana yang telah ditegaskan oleh ayat‑ayat tadi, maka terbuktilah bahwa setiap orang yang mengikuti aturan selain aturan Allah maka berarti dia itu telah menjadikan pembuat syari’at tersebut sebagai tuhan dan dia itu menyekutukannya bersama Allah.



Dan firman Allah :



“Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah yang mensyariatkan untuk mereka agama yang tidak diizinkan Allah ?". (Qs. Asy-Syuraa : 21)



Allah telah menamakan orang‑orang yang mensyariatkan dalam agama ini apa yang tidak diizinkan Allah sebagai tandingan‑tandingan. Yang menambah jelas hal ini adalah apa yang Allah sebutkan tentang syaitan pada hari kiamat. Sesungguhnya ia berkata kepada orang yang menyekutukannya di dunia. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu memper-sekutukan aku (dengan Allah) sejak dulu. Sedangkan penyekutuannya yang tersebut itu tidak lebih dari sekedar syaitan itu mengajak mereka untuk mentaatinya, terus mereka mengikutinya.



Sebagaimana telah jelas hal itu pada firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala :



“Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu". Sesungguhnya orang-orang yang zhalim itu mendapat siksaan yang pedih”. (Qs. Ibrahim : 22)



Dan hal ini sangat jelas sebagaimana. yang anda perhatikan”. Selesai dengan diringkas. [Al Hakimiyah Fi Tafsir Adhwa’il Bayan]



Al-Imam Muhammad Al-amin Asy-Syinqithi juga berkata :

“Adapun Undang-Undang yang bertentangan dengan Perundang-undangan buatan Pencipta langit dan bumi, maka menjadikannya sebagai kata pemutus (atas segala pesoalan) berarti telah kafir dengan pencipta langit dan bumi, seperti tuduhan melebihkan bagian warisan anak laki-laki atas anak perempuan tidak adil maka wajib menyamakannya, tuduhan poligami itu mendzalimi kaum perempuan, talak itu kedzaliman atas perempuan, rajam dan potong tangan dan lainnya itu kejam tak boleh diperlakukan atas manusia dan sebagainya. Memperlakukan undang-undang seperti ini dalam masalah nyawa, harta, kehormatan, nasab, akal dan agama masyarakat berarti telah mengkufuri pencipta langit dan bumi dan membangkang undang-undang langit yang dibuat oleh Pencipta seluruh makhluk, padahal Dialah yang Maha Mengetahui apa yang baik bagi mereka. Maha Suci Allah dari adanya pembuat undang-undang selain-Nya”. [Tafsir Adhwa’ul Bayan : IV/84-85]

Sumber : Tim unikaneh.com

Rabu, 23 Mei 2012

SUBHANALLAH... BAYI LAHIR MEMBAWA AL QUR'AN

NIGERIA -- Allah SWT tak pernah berhenti menunjukkan kuasa-Nya. Seorang bayi di Nigeria lahir sembari membawa Alquran dari rahim ibunya. Sejatinya, ibu bayi tersebut beragama Kristen, tapi pascamelihat mukjizat Allah tersebut, sang ibu dan nenek bayi tersebut langsung mengucapkan dua kalimat syahadat dan menyatakan diri masuk Islam.

Seperti diberitakan harian Pmnewsnigeria, Senin (14/5) kemarin, bayi tersebut lahir di 112 Olateju Street, Mushin, Lagos State, Nigeria Barat Daya pada 7 Mei 2012 lalu. Saat keluar dari rahim ibundanya, bayi tersebut membawa sebuah Mushaf kecil di tangannya.

Kikelomo Ilori, nama ibu bayi tersebut. Wanita 32 tahun yang bekerja sebagai seorang ahli kecantikan langsung mengganti namanya menjadi Sherifat ketika masuk Islam. Hal itu diikuti nenek bayi tersebut yang mengganti namanya menjadi nama Islam.

Kelahiran bayi tersebut pun menyedot perhatian para ulama di negara benua hitam tersebut. Para ulama di Nigeria berkumpul untuk memberikan nama kepada bayi tersebut. Setelah menyampaikan ceramah singkat, seorang ulama Nigeria, Ustad Abdul Rahman Olanrewaju Ahmed, memberikan nama kepada bayi tersebut Abdul Wahab Iyanda Aderemi Irawo.

Untuk menghindari syirik dan kesesatan, Ustad Abdul Rahman juga menasihati sang ibu bila bayinya bukanlah seorang nabi, meskipun ia terlahir dari rahimnya sambil memegang Alquran. Menurutnya, kejadian itu merupakan kehendak Allah, untuk mengirim bayi tersebut ke dunia dengan cara yang menakjubkan.

Dalam acara pemberian nama itu, turut hadir ulama setempat, Sheikh Abdulraman Sulaiman Adangba, Ketua Nasrulifathi Society of Nigeria, NASFAT, Ustadz Alhaji Abdullahi Akinbode, dan Dr Ramoni Tijani dari Alifathiaquareeb Islamic Society of Nigeria.

Kelahiran sang bayi pun memberi berkah bagi tetangga sekampung. Pedagang tumpah ruah menjual berbagai souvenir terkait bayi tersebut, mulai dari kaos, tasbih, dan foto bayi tersebut.

Tak heran bila kelahiran bayi tersebut dianggap kontroversi sebagian pihak. Sebagian pihak berkata mustahil, tapi sebagian lainnya menganggap kejadian tersebut adalah kuasa Tuhan, dimana tak ada yang mustahil bagi-Nya.

Bahkan, seorang dokter dipecat gara-gara mengatakan kejadian tersebut adalah hoax alias berita bohong. Padahal saksi, media dan ibunya sendiri menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri.

Jumat, 11 Mei 2012

Hukum Jilbab Cepol

Hijab Punuk unta

Beginilah Gambar Perempuan Yang Kepalanya Ibarat Punuk Onta, Yang Disebutkan Oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam Dalam Hadits Shahih Riwayat Imam Muslim dan Lainnya Bahwasanya Mereka Tidak Akan Masuk Surga dan Tidak Akan Mencium Bau Wangi Surga, Padahal Bau Wangi Surga Bisa Dicium Dari Jarak Yang Sangat Jauh..
 
Rasulullah Shallallahu ’Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam bersabda”

صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا

“Ada dua golongan penduduk neraka yang belum aku melihat keduanya,

1. Kaum yang membawa cemeti seperti ekor sapi untuk mencambuk manusia [maksudnya penguasa yang dzalim],

2. dan perempuan-perempuan yang berpakaian tapi telanjang, cenderung kepada kemaksiatan dan membuat orang lain juga cenderung kepada kemaksiatan. Kepala-kepala mereka seperti punuk-punuk unta yang berlenggak-lenggok. Mereka tidak masuk surga dan tidak mencium bau wanginya. Padahal bau wangi surga itu tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian waktu [jarak jauh sekali]”.

(HR. Muslim dan yang lain).

Penjelasan Hadits Menurut Para Ulama:Imam An Nawawi dalam Syarh-nya atas kitab Shahih Muslim berkata:

“Hadis ini merupakan salah satu mukjizat Rasulullah Shallallahu ’Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam. Apa yang telah beliau kabarkan kini telah terjadi…

Adapun “berpakaian tapi telanjang”, maka ia memiliki beberapa sisi pengertian.

Pertama, artinya adalah mengenakan nikmat-nikmat Allah namun telanjang dari bersyukur kepada-Nya.

Kedua, mengenakan pakaian namun telanjang dari perbuatan baik dan memperhatikan akhirat serta menjaga ketaatan.

Ketiga, yang menyingkap sebagian tubuhnya untuk memperlihatkan keindahannya, mereka itulah wanita yang berpakaian namun telanjang.

Keempat, yang mengenakan pakaian tipis sehingga menampakkan bagian dalamnya, berpakaian namun telanjang dalam satu makna.

Sedangkan “maa`ilaatun mumiilaatun”, maka ada yang mengatakan: menyimpang dari ketaatan kepada Allah dan apa-apa yang seharusnya mereka perbuat, seperti menjaga kemaluan dan sebagainya.

“Mumiilaat” artinya mengajarkan perempuan-perempuan yang lain untuk berbuat seperti yang mereka lakukan.

Ada yang mengatakan, “maa`ilaat” itu berlenggak-lenggok ketika berjalan, sambil menggoyang-goyangkan pundak.

Ada yang mengatakan, “maa`ilaat” adalah yang menyisir rambutnya dengan gaya condong ke atas, yaitu model para pelacur yang telah mereka kenal.

“Mumiilaat” yaitu yang menyisirkan rambut perempuan lain dengan gaya itu.

Ada yang mengatakan, “maa`ilaat” maksudnya cenderung kepada laki-laki.

“Mumiilaat” yaitu yang menggoda laki-laki dengan perhiasan yang mereka perlihatkan dan sebagainya.

Adapun “kepala-kepala mereka seperti punuk-punuk unta”, maknanya adalah mereka membuat kepala mereka menjadi nampak besar dengan menggunakan kain kerudung atau selempang dan lainnya yang digulung di atas kepala sehingga mirip dengan punuk-punuk unta. Ini adalah penafsiran yang masyhur.

Al Maaziri berkata: dan mungkin juga maknanya adalah bahwa mereka itu sangat bernafsu untuk melihat laki-laki dan tidak menundukkan pandangan dan kepala mereka.

Sedang Al Qoodhiy memilih penafsiran bahwa itu adalah yang menyisir rambutnya dengan gaya condong ke atas. Ia berkata: yaitu dengan memilin rambut dan mengikatnya ke atas kemudian menyatukannya di tengah-tengah kepala sehingga menjadi seperti punuk-punuk unta.
Pertanyaan :
Apa hukum seorang wanita mengumpulkan (menggelung/sanggul) rambutnya di atas lehernya dan di belakang kepalanya yang membentuk benjolan sehingga ketika wanita itu memakai hijab, terlihat bentuk rambutnya dari belakang hijabnya?

Jawaban :
Ini adalah kesalahan yang terjadi pada banyak wanita yang memakai jilbab, dimana mereka mengumpulkan rambut-rambut mereka di belakang kepala mereka sehingga menonjol dari belakang kepalanya walaupun mereka memakai jilbab di atasnya. Sesungguhnya hal ini menyelisihi syarat hijab yang telah kukumpulkan dalam kitabku “Hijab al-Mar’ah al-Muslimah minal Kitab was Sunnah”.
 
Dan diantara syarat-syarat tersebut adalah pakaian mereka tidak membentuk bagian tubuh atau sesuatu dari tubuh wanita tersebut, oleh karena itu tidak boleh bagi seorang wanita menggelung rambutnya dibelakang kepalanya atau disampingnya yang akan menonjol seperti itu, sehingga tampaklah bagi penglihatan orang walaupun tanpa sengaja bahwa itu adalah rambut yang lebat atau pendek. Maka wajib untuk mengurainya dan tidak menumpuknya.
Sumber : “Silsilatul Huda wan Nur“.
 
Fatwa ‘Al-Lajnah Ad-Da’imah’ 2/27:
Pertanyaan:
Apakah boleh kita berkeyakinan tentang kafirnya para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu ’Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam: “Mereka tidak masuk surga dan tidak mencium bau wanginya. Padahal bau wangi surga itu tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian waktu [jarak jauh sekali” (Al-Hadits)?.

Siapa saja yang meyakini akan halalnya hal itu dari kalangan para wanita padahal telah dijelaskan kepadanya [kalau tidak halal] dan diberi pengertian tentang hukumnya, maka ia kafir. 

Adapun yang tidak menghalalkan hal itu dari kalangan para wanita akan tetapi ia keluar rumah dalam keadaan berpakaian tapi telanjang, maka ia tidak kafir, akan tetapi ia terjerumus dalam dosa besar, yang harus melepaskan diri darinya dan taubat daripadanya kepada Allah, semoga Allah mengampuninya. Jika ia mati dalam keadaan belum bertaubat dari dosanya itu maka ia berada dalam kehendak Allah sebagaimana layaknya para ahli maksiat; sebagaimana firman Allah Azza Wa Jalla:
 
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya”. (QS. An-Nisaa’: 48). Selesai. Fatwa ‘Al-Lajnah Ad-Da’imah’ 2/27.
 
Kesimpulan:
Maksud dari hadits “kepala mereka seperti punuk onta”, adalah wanita yang menguncir atau menggulung rambutnya sehingga tampak sebuah benjolan di bagian belakang kepala dan tampak dari balik hijabnya .
Ancaman yang sangat keras bagi setiap wanita yang keluar rumah menonjolkan rambut yang tersembunyi di balik hijabnnya dengan ancaman tidak dapat mencium bau wangi surga, padahal bau wangi surga bisa dicium dari jarak yang sangat jauh.

Apabila telah ada ketetapan dari Allah baik berupa perintah atau pun larangan, maka seorang mukmin tidak perlu berpikir-pikir lagi atau mencari alternatif yang lain. Terima dengan sepenuh hati terhadap apa yang ditetapkan Allah tersebut dalam segala permasalahan hidup.

“Dan tidakkah patut bagi laki-laki yang mu’min dan tidak (pula) bagi perempuan yang mu’min, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.” [QS. Al-Ahzab: 36 ]
 
“ Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu .”                                 [Q.S. Al Hujaraat : 15]

Inti dari larangan dalam hadits tersebut adalah bertabarruj, yaitu keluar rumah dengan berdandan yang melanggar aturan syari’at dan berjilbab yang tidak benar sebagaimana firman Allah:
 
“dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu (bertabarruj) berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu“. (QS. Al-Ahzaab: 33).
 
Adapun ketika dirumah dan dihadapan suami, maka para isteri diperbolehkan berdandan dengan cara apa saja yang menarik hati suaminya, bahkan tanpa mengenakan sehelai kainpun juga boleh, tidak haram, bahkan berpahala.

Senin, 27 Februari 2012

Facebook Makin Tidak Bersahabat

TEMPO.CO , California - Facebook yang semula menjadi alat untuk menjalin persahabatan di dunia maya kini kondisinya berkebalikan. Menurut survei Pew Internet and American Life Project, pengguna layanan jejaring sosial itu semakin tidak bersahabat.
Salah satu faktor yang membuat anggota Facebook jadi pilih-pilih teman karena semakin banyaknya jumlah pengguna jejaring sosial tersebut. Mereka juga menghilangkan profil yang dianggap terlalu pribadi dan memutuskan pertalian pertemanan dengan beberapa orang.
Dari riset yang dilakukan melalui telepon kepada 2.277 orang Amerika dewasa yang menggunakan Facebook, 63 persen dari mereka telah menghapus beberapa nama dari daftar pertemanan.
Sebanyak 44 persen menghapus komentar yang dibuat temannya pada profil mereka. Sementara 37 persen dari jumlah itu menghapus nama mereka dari foto-foto yang di-tag.
Dari jumlah yang sama, sebanyak 67 persen perempuan menyatakan mereka telah mengatur kontrol privasi media sosial pada tingkat yang paling tinggi. Sementara para pria yang melakukan tindakan serupa sebanyak 48 persen.
Kendati ada yang mengatur privasi akun Facebook-nya sedemikian ketat, masih ada 20 persen dari pengguna jejaring sosial ini yang memilih pengaturan supaya siapa saja dapat melihat profilnya.
Kesimpulannya, survei Pew Internet and American Life Project menunjukkan sekitar dua pertiga pengguna Internet menggunakan jaringan sosial. Mereka semakin sadar akan keamanan data pribadi yang ada di dalamnya, sehingga harus memilih siapa saja dapat menilik akun Facebook, Google+, dan Twitter-nya.

Selasa, 31 Januari 2012

KBRI Jerman Siap Fasilitasi 'ESEMKA' dengan 'BMW'

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Berlin, Jerman, berjanji memfasilitasi penjajakan kerja sama antara perusahaan mobil Esemka dengan industri mobil besar, seperti BMW, VW, dan Mercedes Benz di Jerman.

"Kami mengundang Wali Kota Surakarta Joko Widodo beserta para instruktur pembuat mobil Esemka pada Maret 2012 datang ke Jerman," kata Wakil Kepala Perwakilan KBRI di Berlin Diah WM Rubianto usai bertemu dengan Wali Kota Surakarta Joko Widodo di Solo, Senin (30/1).

Ia menyanggupi akan memfasilitasi pertemuan antara pihak Esemka dengan pengelola idnustri mobil ternama seperti BMW, Mercedes, dan VW.

Ia mengatakan kerja sama pembuatan mobil antara Esemka dengan perusahaan mobil di Jerman itu bisa dilakukan dalam bentuk apa pun, tetapi yang terpenting dalam edukasi.
"Kerja sama dalam program pendidikan ini sangat penting karena dalam pembuatan mobil itu juga banyak melibatkan pelajar di sini (Solo)," katanya.

Dalam program edukasi ini, katanya, bisa Solo mengirimkan para instruktur untuk belajar di perusahaan-peruisahaan mobil di Jerman atau sebaliknya tenaga ahli dari Jerman dikirim ke Solo untuk melatih tenaga-tenaga yang ada.

"Kedutaan Besar Indonesia di Berlin sangat mengapresiasi semangat para pelajar SMK di Solo dalam merakit mobil Esemka. Untuk itu kami juga berharap dalam hal ini jangan hanya di kertas, tetapi juga harus diaplikasikan sehingga bisa menjadi kebanggaan bangsa dan negara. Kami akan bukakan pintu untuk melakukan kerja sama dalam pembuatan mobil ini," kata Diah.

Diah dalam kunjungan tersebut juga melihat secara langsung mobil Esemka yang dirakit oleh para pelajar Esemka yang dipamerkan di halaman Loji Gandrung, rumah dinas Wali Kota Surakarta. Dia bahkan juga sempat naik mobil tersebut.

"Mobil rakitan anak-anak kita juga bagus dan tampaknya sangat kuat. Sangat disayangkan kalau proyek ini berhenti di tengah jalan. Semestinya program ini harus didukung kita semua agar cepat jalan dan menjadi kebanggaan kita juga," katanya.

Sekolah Di Ghana Melarang Siswa Sholat

REPUBLIKA.CO.ID, ASANTE - Beberapa sekolah di wilayah Asante, Ghana melarang siswa Muslim mempraktekkan agama mereka di beberapa sekolah fanatik Kristen. Sholat dan kegiatan Islam lainnya telah resmi dilarang di sekolah tersebut.

Asosiasi Siswa Muslim Ghana di Sekretariat Daerah Asante (GMSA) mengutuk larangan terhadap siswa Muslim, oleh sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) di wilayah ini. Larangan tersebut berupa siswa tidak boleh sholat lima kali sehari dan kegiatan Islam ekstra kulikuler lainnya.
"Kejadian diskriminasi di  lembaga pendidikan Ghana ini adalah yang kedua kalinya terjadi di negara ini," ujar Presiden GMSA, Mohammed Awal yang dilansir ghanaweb.com, Selasa (31/1).

Sebelumnya kasus perlawanan terjadi pada Maret 2008 lalu di Adisadel College di Cape Coast, dimana Abdul-Gafaru Mustafa, seorang siswa tahun terakhir jatuh dari gedung dan tewas seketika. Ketika ia bersama rekan siswa muslim lain, dikejar-kejar oleh pihak sekolah dan dipaksa untuk menghadiri Layanan Minggu Gereja.

Namun ia mengingatkan, kejadian ini tidak akan memadamkan semangat Islam siswa di beberapa sekolah tersebut. Awal menyesalkan kejadian ini terjadi kembali, terutama ketika hukum negara tidak memberikan ijin kebebasan beribadah tanpa diskriminasi.

Kisah Tukang Sampah Indonesia Yang Masuk Siaran TV di London

London (ANTARA) -Laporan mengenai kisah tukang sampah Jakarta yang disebut sebagai kota dengan pertumbuhan kota yang cukup pesat di dunia ditayangkan stasiun televisi Inggris BBC2, Minggu malam.
Laporan wartawan BBC London berjudul "Toughest Place to be a binman," membandingkan tukang sampah di London dan Jakarta menarik perhatian masyarakat Indonesia tidak saja di Inggris tetapi juga di Brussel,dan Amerika Serikat yang bisa menyaksikan tayangan tersebut melalui BBC Iplayer.
Selama satu jam laporan mengenai kisah Imam, tukang sampah di Jakarta yang bekerja mengumpulkan sampah setiap harinya dengan gerobaknya sementara diawal tayangan, tukang sampah dari Inggris Wilbur Ramirez mengunakan truk dan bekerja dengan dua rekannya.
Dalam laporan mendalamnya itu, BBC London membandingkan bagaimana kerja tukang sampah yang dikenal dengan binman di Inggris dengan tukang sampah di Jakarta yang sangat jauh berbeda dilihat dari berbagai segi bahkan kesehatan dan keselamatan.
Bahkan Wilbur Ramirez, ayah dua anak itu pun hidup bersama Imam dan keluarganya di perkampungan miskin ditengah tengah kehidupan kota Jakarta yang kaya dan sangat timpang antara yang kaya dan miskin.
Wilbur Ramirez, selama 10 hari, mengikuti Imam bekerja mengumpulkan sampah di kota yang disebutkan sebagai kota yang padat penduduk dan sampah menjadi masalah besar.
"Kamu bekerja dengan siapa saja," tanya London binman Wilbur Ramirez kepada Imam yang dijawab ia bekerja sendiri mengumpulkan sampah dari rumah ke rumah.
Menangis

Melihat kehidupan Iman, ternyata Wilbur seringkali merasa terharu dan bahkan meneteskan air mata, mana mungkin dengan gaji yang tidak seberapa Imam dapat hidup bersama anak dan istrinya meskipun mereka sama-sama bekerja sebagai tukang sampah selama lima tahun .
Zulindatando Berry Natalegawa menulis di laman facebook nya menulis "sediiiiiih banget liat acara di BBC 2 di London hari ini acara seorang bin man London ke Jakarta berbagi pengalaman".
"Sangat memalukan sekali kota Jakarta ternyata sangat kotor dan masih terbelakang sekali cara kerjanya," ujar istri Berry Natalegawa, kakak Menlu Marty Natalegawa.
Menurut Linda, demikian Zulindatando Berry Natalegawa, biasa disapa seharusnya para pejabat malu menyaksikan acara yang menjadi perhatian masyarakat di Inggris.
"Apa enggak malu? malah wakil rakyat seenak enaknya ambil uang rakyat apa lagi pemimpin Negara yang tidak peduli sangat memalukan, semoga Allah bukakan mata dan telinga para pemimpin negara ini," ujar Linda yang bekerja di Kedutaan Besar Brunei Darussalam di London dan merekam program tersebut dan akan membawa ke Jakarta.
Dalam laporannya disebutkan Wilbur pun ikut mengumpulkan sampah dan bahkan menjajal melakukannya seorang diri dari rumah ke rumah.
"Sampah........," teriak ayah dua anak yang istrinya tidak merasa malu kalau suaminya menjadi tukang sampah.
Wilbur pun tidak dapat membendung air matanya ketika berkisah bagaimana kehidupan Iman dengan keluarganya yang tidak tersentuh oleh pelayanan kesehatan.
Dari dunia kesehatan dan keselamatan sadar pengelolaan limbah Inggris, Wilbur pun merasa takjub bagaimana sampah yang menumpuk di Bantargerbang dan dikerumuni oleh para pemulung tanpa memperhatikan kesehatan dan keselamatan mereka.
"Nangis aku nontonnya.....bukan nangisin tukang sampah Inggris, tetapi rakyat kita yang kerja mengais-ngais sampah," ujar Yanti Hitalessy.
Laporan dari BBC itu pun menjadi bahan diskusi di laman facebook yang antara lain disebut oleh Lies Parish meskipun sama berprofesi sebagai tukang sampah atau binmen namun pekerjaan dan kehidupan mereka sungguh jauh berbeda.
Bahkan London binmen pun sampai menangis menyaksikan bagaimana tukang sampah di Jakarta, ujar Lies Parish yang lebih dari 14 tahun menetap di Inggris.
Hamiyah Panama, ibu Amelie yang pernah menetap di Inggris dan kini tinggal di Brussel yang juga menyaksikan tayangan tersebut mengakui bahwa acara benar-benar kontras kehidupan di sana, miris.
Begitupun yang ditulis Tjatri Dwimunali yang tinggal di Bristol menulis tukang sampah di Inggris yang ikut bekerja sebagai tukang sampah di Jakarta pun merasa prihatin akan nasib tukang sampah di Jakarta, dan bahkan sering menangis melihat keadaan tukang sampah di Jakarta.
Diakhir laporan Wilbur yang tidak dapat membayangkan perjalanan kehidupan Imam dengan gaji yang tidak seberapa itu menemukan kehidupan Imam yang mendominasi, dan ketidakberdayaannya untuk mengubah keadaannya.
Pada akhirnya setelah Wilbur berbicara dengan ketua RT yang minta agar Imam mendapat kenaikan gaji pun dapat dikabulkan.

Senin, 30 Januari 2012

Rhoma Irama Bukan Raja Dangdut...!!?? Part 3

Grup rock God Bless dan Soneta dipertemukan di Istora, 22 Desember 1977, dengan maksud melihat yang mana lebih hebat, rock atau dangdut. Padahal, sebelum manggung Rhoma melepaskan burung dara putih sebagai tanda perdamaian.

Bercampurnya musik rock dengan berbagai jenis musik sebenarnya hal biasa, sebagaimana terjadi dengan jazz, musik klasik, atau bahkan lagu-lagu rohani Kristiani.


Menurut Krishna Sen dan Davil T Hill dalam bukunya Media, Budaya dan Politik di Indonesia yang terbit tahun 2000, "Sesungguhnya, popularitasnya yang bertahan sebagian disebabkan karena karakter hibrydnya (mudah dicangkokkan ke jenis musik apa pun). Dengan sifat ini dangdut terus-menerus menggabungkan dan melakukan sintesa dengan genre musik lain, termasuk yang mungkin menjadi pesaing di berbagai golongan pasar Indonesia. Banyak bentuk musik populer daerah telah menelurkan berbagai varian dangdut seperti ’dangdut Sunda’ dan ’dangdut Jawa’. Demikian juga genre musik impor. Pada tahun 1980-an ada ’disko dangdut’. Tahun 1996, album Remix Dangdut House Mania sedang ngetop, saat dangdut menyesuaikan diri ke jenis musik internasional yang sedang trendi, yaitu house music".


Sebagaimana diskusinya, pertunjukan di Istora itu juga tidak memberikan solusi yang konkret. Grup musik rock tetap berjalan sebagaimana biasa, sementara Rhoma justru terus berkibar dengan dangdut rocknya yang semakin membumi, album-album rekamannya yang semakin ngerock mengalir tanpa dapat dibendung, bahkan oleh Pemerintah Orde Baru yang dengan alasan politik melarangnya tampil di stasiun televisi satu-satunya, TVRI.


Album rekamannya menjadi arus yang memutar roda industri musik semakin kencang, setelah Begadang menjadi sangat populer, menyusul Penasaran (1976), Rupiah (1976), Darah Muda (1977), Musik (1977), 135 Juta (1978), Santai (1979), Hak Azazi (1980), Begadang II (1981), Sahabat (1982), hingga Indonesia (1983), yang semuanya diproduksi Yukawi Corporation. Perusahaan rekaman ini kemudian menjadi Soneta Records, milik Rhoma.


Dengan keberhasilan Rhoma itu, tidak salah apa yang dikatakan Marshall McLuhan dalam Understanding Media-Extensions of Man, "The hybrid or the meeting of two media is a moment of truth and revelation from which new form is born". (Hibrida atau pertemuan dua media adalah masa yang menentukan dan menginspirasi lahirnya sebuah bentuk baru).


LANGKAH Rhoma semakin tegap. Film-filmnya Oma Irama Penasaran (1976), Gitar Tua Oma Irama (1977), Darah Muda (1977), Rhoma Irama Berkelana I (1978), Rhoma Irama Berkelana II (1978), Begadang (1978), Raja Dangdut (1978), Cinta Segitiga (1979), Camelia (1979), Perjuangan dan Doa (1980), Melody Cinta Rhoma Irama (1980), Badai Diawal Bahagia (1981), Satria Bergitar (1984), Cinta Kembar (1984), Pengabdian (1985), Kemilau Cinta di Langit Jingga (1985), Menggapai Matahari I (1986), Menggapai Matahari II (1986), Nada-nada Rindu (1987), Bunga Desa (1988), JakaSwara (1990), Nada dan Dakwah (1991), serta Takbir Biru (1994) diteruskannya dengan penerbitan soundtrack yang laris manis.


Dalam Darah Muda, Rhoma bahkan menggandeng Ucok Harahap, yang bersama grup rock AKA-nya pernah bertarung dengan Soneta di atas panggung. Pertarungan musik rock dan dangdut juga adalah inti cerita film ini.


"Secara terus terang saya mau katakan bahwa Oma Irama adalah seorang seniman musik yang menarik. Coba saja kita perhatikan, bagaimana dia membangun musik dangdut dengan warna lain daripada yang lain. Dia berani melangkah untuk mencari variasi dan pembaruan dalam musiknya," kata Ucok ketika saling membagi nasi tumpeng dengan Rhoma dalam acara selamatan dimulainya produksi film itu akhir November 1977.


Film-filmnya Rhoma tidak salah jika dikatakan sebagai film musik rock bernapas Islam yang pertama di dunia. Terutama Perjuangan dan Doa, yang mengisahkan perjalanan Rhoma dan Orkes Melayu Sonetanya ke berbagai daerah sambil berdakwah. Tujuh lagu yang dalam film ini semakin meyakinkan Rhoma bahwa dengan dangdut-rocknya, dia juga bisa menjalankan misi agama.


Meskipun, lagi-lagi, Rhoma diterpa berbagai komentar yang tidak setuju dengan langkahnya, seperti yang diberitakan harian Terbit, 16 Juli 1980, "Yang berpendapat misi dakwah melalui musik dan film seperti yang telah ditampilkan H Rhoma Irama sebagai tindakan yang tidak terpuji, karena masyarakat menilai Rhoma lebih condong pada komersialisme disamping penampilan Rhoma tidak ubahnya seperti Elvis Presley, seniman penyanyi barat".


Elvis memang menjadi King of Rock ’n Roll dan Rhoma yang merespons musik rock dengan baik menjadi Raja Dangdut dengan penyanyi-penyanyi dangdut lain sebagai hulubalangnya.


Diskografi :

Pre Soneta

  • Djangan Kau Marah
  • Di Rumah Sadja
  • Di Dalam Bemo
  • Biarkan Aku Pergi
  • Anak Pertama
  • Djenggo
  • In Dan Dip
  • Pemburu

With OM Soneta

  • Dangdut
  • Surat Terakhir
  • Berbulan Madu
  • Gelandangan
  • Joget
  • Janda Kembang
  • Tiada Lagi

With Soneta Group (Volume Series)

  • Soneta Vol-1 Begadang (1973)
  • Soneta Vol-2 Penasaran (1974)
  • Soneta Vol-3 Rupiah (1975)
  • Soneta Vol-4 Darah Muda (1975)
  • Soneta Vol-5 Musik (1976)
  • Soneta Vol-6 135.000.000 (1977)
  • Soneta Vol-7 Santai (1977)
  • Soneta Vol-8 Hak Azazi (1978)
  • Soneta Vol-9 Begadang 2 (1979)
  • Soneta Vol-10 Sahabat (1980)
  • Soneta Vol-11 Indonesia (1980)
  • Soneta Vol-12 Renungan Dalam Nada (1981)
  • Soneta Vol-13 Emansipasi Wanita (1983)
  • Soneta Vol-14 Judi (1989)
  • Soneta Vol-15 Gali Lobang Tutup Lobang (1989)
  • Soneta Vol-16 Bujangan (1994)

Movie Soundtrack Albums

  • Oma Irama Penasaran
  • Gitar Tua Oma Irama
  • Darah Muda
  • Begadang
  • Berkelana I
  • Berkelana II
  • Raja Dangdut
  • Camelia
  • Cinta Segitiga
  • Perjuangan dan Doa
  • Melodi Cinta
  • Badai di Awal Bahagia
  • Sebuah Pengorbanan
  • Cinta Kembar
  • Pengabdian
  • Satria Bergitar
  • Kemilau Cinta di Langit Jingga
  • Menggapai Matahari I
  • Menggapai Matahari II
  • Nada-Nada Rindu
  • Bunga Desa
  • Jaka Swara
  • Nada dan Dakwah
  • Tabir Biru
  • Dawai 2 Asmara

Rhoma Irama Solo Albums

  • Pemilu (1982)
  • Lebaran (1984)
  • Persaingan (1986)
  • Haji (1988)
  • Modern (1989)
  • Haram (1990)
  • Salawat Nabi (1991)
  • Kehilangan Tongkat (1993)
  • Rana Duka (1994)
  • Stress (1995)
  • Baca (1995)
  • Viva Dangdut 1996
  • Mirasantika (1997)
  • Reformasi (1998)
  • Euforia (2000)
  • Syahdu (2001)
  • Asmara (2003)
  • Jana Jana (2008)
  • Azza(2010)

Filmography

  • Oma Irama Penasaran (1976)
  • Gitar Tua Oma Irama (1977)
  • Darah Muda (1977)
  • Rhoma Irama Berkelana I (1978)
  • Rhoma Irama Berkelana II (1978)
  • Begadang (1978)
  • Raja Dangdut (1978)
  • Cinta Segitiga (1979)
  • Camelia (1979)
  • Perjuangan dan Doa (1980)
  • Melody Cinta Rhoma Irama (1980)
  • Badai di Awal Bahagia (1981)
  • Sebuah Pengorbanan (1982)
  • Satria Bergitar (1984)
  • Pengabdian (1984)
  • Kemilau Cinta di Langit Jingga (1985)
  • Menggapai Matahari I (1986)
  • Menggapai Matahari II (1986)
  • Nada-nada Rindu (1987)
  • Bunga Desa (1988)
  • Jaka Swara (1990)
  • Nada dan Dakwah (1991)
  • Tabir Biru (1994)
  • Dawai 2 Asmara (2010)
  • Sajadah Ka'bah (2011)
- dari berbagai sumber - 

PART 2 ---------- PART 1 

Dunia Kecilku

Gunjhie` Universe Slideshow: Gunjhie’s trip to Makassar, Sulawesi, Indonesia was created by TripAdvisor. See another Makassar slideshow. Create your own stunning free slideshow from your travel photos.

GUNJHIE`LAND

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...